Hubungan Pendidikan, Pendapatan, dan Beban Tanggungan dengan Kesejahteraan Keluarga di Desa Ngadirejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang
DOI:
https://doi.org/10.47134/jpem.v2i4.910Keywords:
Pendidikan, Pendapatan, Beban Tanggungan, Kesejahteraan KeluargaAbstract
Penelitian ini bertujuan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan, pendapatan, dan beban tanggungan dengan tingkat kesejahteraan keluarga di Desa Ngadirejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, yang dikenal memiliki tingkat kemiskinan tinggi meskipun memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Pendekatan mikro ini penting untuk memahami dinamika kemiskinan pada tingkat rumah tangga dan merumuskan strategi penanggulangan yang tepat sasaran. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan populasi sebanyak 650 kepala keluarga dan sampel 97 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Analisis data dilakukan melalui skoring, tabulasi silang, dan uji Korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas keluarga berada pada kategori Keluarga Sejahtera II menurut klasifikasi BKKBN dan tergolong keluarga sejahtera menurut indikator BPS. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara pendidikan (r = 0,477), pendapatan (r = 0,728), dan beban tanggungan (r = 0,394) dengan tingkat kesejahteraan keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan dan pendapatan, semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan keluarga. Menariknya, jumlah tanggungan yang lebih besar juga dapat berkontribusi positif terhadap kesejahteraan melalui partisipasi kerja anggota keluarga. Kesimpulannya, peningkatan kesejahteraan keluarga tidak hanya bergantung pada faktor ekonomi, tetapi juga pada pendidikan, modal sosial, dan aspek sosial-spiritual. Rekomendasi penelitian ini menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal, peningkatan akses pendidikan, serta program penguatan kapasitas keluarga untuk mendorong kesejahteraan yang berkelanjutan.
References
Alkire, S., & Foster, J. (2011). Counting and multidimensional poverty measurement. Journal of Public Economics, 95(7-8), 476–487.
Alkire, S., & Santos, M. E. (2014). Measuring acute poverty in the developing world: Robustness and scope of the multidimensional poverty index. World Development, 59, 251–274.
Ari, I. R. D., Hariyani, S., & Waloejo, B. S. (2021). Spatial modelling of multidimensional poverty in rural area: Evidence from Malang Regency, Indonesia. Journal of Socio-Economic Development, 4(2), 145–160.
Ariansyah, K. (2024). Comparing labor market performance of vocational vs general education graduates in Indonesia. Journal of Education and Work, 37(1), 55–72.
Asriani. (2019). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Padi di Kabupaten Wajo. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. UIN Alauddin Makassar.
Badan Pusat Statistik. (2024). Kabupaten Malang Dalam Angka 2024. Kabupaten Malang : Badan Pusat Statistik
Badan Pusat Statistik. (2024). Kecamatan Jabung Dalam Angka 2024. Kabupaten Malang : Badan Pusat Statistik
Bintarto. (1989). Interaksi Desa Kota dan Permasalahannya. Ghalia Indonesia. Jakarta
Ekaputri, R. A., Sukiyono, K., Yefriza, Y., Febriani, R. E., & Nopiah, R. (2025). Gendered Dimensions of Poverty in Indonesia: A Study of Financial Inclusion and the Influence of Female-Headed Households. Economies, 13(8), 240.
Fitrianingsih, D., & Mardiana, M. (2025). The role of education in moderating the effects of income and consumption on financial welfare among agricultural families. Golden Ratio of Social Science and Education Journal, 5(1), 45–58.
Ilmiyarni, L. K., Daeng, A., & Handayani, T. (2024). Analysis of the effect of population growth, dependency ratio and per capita income level on poverty in Central Lombok Regency. Jurnal Sehati: Sosial, Ekonomi, Humaniora, dan Teknologi, 4(1), 45–56.
Kharisma, B., Remi, S. S., & Hadiyanto, F. (2020). The role of household income on child labor: A lesson from the Indonesian crisis. Journal of Social and Justice Studies, 8(2), 155–170.
Minartha, Rana Cindi., Prasmatiwi, Fembriarti Erry., Nugraha, Adia. (2022). Analisis Pendapatan, Risiko dan Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Karet di Kecamatan Pakauan Ratu Kabupaten Way Kanan. Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis, 10(2), 115–123.
Mulyaningsih, T. (2021). Education, skills, and labour market outcomes in Indonesia: An instrumental variable approach. Indonesian Journal of Economics and Development, 18(3), 201–215.
Nugraha, A. T., Rahmawati, F., & Setiawan, B. (2023). The relationship between social capital, human capital, and the level of welfare of farmers in Ponorogo, Indonesia. Khazanah Sosial, 5(2), 120–133.
OECD. (2021). Investing in competences and skills and reforming the labour market to create better jobs in Indonesia. Organisation for Economic Co-operation and Development.
Padang, A. (2022). Analisis pendapatan dan tingkat kesejahteraan rumah tangga pembudidaya udang di Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara (Skripsi). Universitas Hasanuddin.
Pradnyani, Ni Luh Mas Aprilia., Sanjaya, Putu Krisna Adwitya. (2024). Pengaruh Pendapatan, Konsumsi Keluarga, Tingkat Pendidikan, Dan Teknologi Terhadap Kesejahteraan Keluarga Nelayan Di Kecamatan Kuta Selatan. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(2), 1709–1720.
Pujiyanto, Ashar, K., & Syafitri, W. (2024). Determinants of working mother in Indonesia’s agricultural and manufacture sectors. Futurity: Economics and Law Journal, 6(1), 45–60.
Sen, A. (1999). Development as Freedom. Oxford University Press.
Sholeh, Maimun. (2022). Pengaruh Pendidikan, Jumlah Anggota Keluarga, Dan Akses Informasi Terhadap Kemiskinan Di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Pendidikan, 19(1), 11–22.
Subagio, F., Fitriyana, D., & Fahrizal, A. (2023). Tingkat kesejahteraan pembudidaya ikan keramba jaring apung (KJA) di Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Lemuru, 7(2), 134–142.
Sulasni, P., & Suwendra, I. W. (2023). The influence of income and number of family members on the welfare of farming families in Gerokgak Village, Gerokgak District. Jurnal Administrasi Publik, 12(2), 134–145.
Suryana, K. S. (2021). Eradicating poverty and human capital development in Indonesia: An approach with multilevel logistic regression model. Welfare: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 10(2), 101–115.
Syakina, A., Indriani, Y., & Affandi, M. I. (2018). Pendapatan dan kesejahteraan rumah tangga pembudidaya lele di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Indonesia, 6(1), 45–53.
Tirtana, D., Radiwan, R., & Arief, H. (2023). Pengaruh dependency ratio, indeks pembangunan manusia, pengangguran, dan sanitasi terhadap kemiskinan di Jawa Tengah. Jurnal Welfare: Ekonomi dan Pembangunan, 5(3), 210–225.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2020). Economic Development (13th ed.). Pearson.
UNICEF. (2020). Strengthening digital learning across Indonesia: A study brief. United Nations Children’s Fund.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2025 Yulaichah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




