Intergovernmental Relations dalam Inovasi Program Lontong Balap Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.47134/jampk.v3i4.1210Keywords:
Intergovernmental Relations, Lontong Balap, InovasiAbstract
Peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan administrasi kependudukan menuntut pemerintah untuk menghadirkan inovasi pelayanan publik yang efektif dan terintegrasi. Salah satu inovasi yang dikembangkan Pemerintah Kota Surabaya adalah Program Lontong Balap (Layanan Online One Gate System Terpadu antara Pengadilan Negeri dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya), yang merupakan bentuk kerja sama antarlembaga dalam penyelesaian perubahan dokumen kependudukan yang memerlukan penetapan pengadilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Intergovernmental Relations (IGR) antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya dengan Pengadilan Negeri Surabaya dalam penyelenggaraan Program Lontong Balap. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan triangulasi yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Analisis penelitian mengacu pada teori Intergovernmental Relations Wright yang terdiri atas lima dimensi, yaitu The Roles of Government, The Interaction of Public Officials, Sustainability Communication, The Roles of Administrator, dan Focus Attention on the Policy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Lontong Balap telah mencerminkan praktik IGR yang efektif melalui pembagian peran yang jelas antarinstansi, interaksi dan koordinasi yang intensif antarpejabat publik, komunikasi yang berkelanjutan melalui berbagai media formal dan informal, keterlibatan aktif administrator dalam pengelolaan layanan, serta dukungan kebijakan dan sumber daya yang memadai. Implementasi kerja sama tersebut berhasil meningkatkan efisiensi proses pelayanan, mempersingkat waktu pengurusan dokumen kependudukan, serta meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Dengan demikian, Program Lontong Balap dapat dikategorikan sebagai model inovasi pelayanan publik berbasis hubungan antarpemerintah yang berhasil menciptakan nilai publik dan meningkatkan kualitas tata kelola pelayanan administrasi kependudukan.
References
Adine Venita Rizki, & Nabila Sahda Brahmasta. (2024). Menuju Pelayanan Administrasi Kependudukan yang Terintegrasi Pada Implementasi Klampid New Generation (KNG) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kota Surabaya. Terang : Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 1(3), 112–123. https://doi.org/10.62383/terang.v1i3.383
Andani, A. T. V., Setyowati, E., & Amin, F. (2019). Implementasi Program Pelayanan One Day Service dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Badan Pertanahan Nasional Kota. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 5(3), 328–336. https://doi.org/10.21776/ub.jiap.2019.005.03.9
Asnawati, L. (2015). Strategi Percepatan Adopsi dan Difusi Inovasi Dalam Pemanfaatan Mesin Tanam Padi Indojarwo Transplater Di Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu.
Azzahra, R. D., & Gamaputra, G. (2023). Analisis Penerapan Aplikasi Klampid New Generation (KNG) Dalam Mempermudah Pelayanan Kependudukan Masyarakat Kota Surabaya (Studi Kasus : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya). Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan (Inovant), 1(3), 628–641.
Bonso, H. (2021). Collaborative Governance Dalam Penanganan Covid-19. 1.
Diputra, D. L., & Megawati, S. (2024). Inovasi One Gate System (Lontong Balap) Oleh Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Dengan Pengadilan Negeri Untuk Mewujudkan Perubahan Dokumen Administrasi Kependudukan Kota Surabaya. Publika, 12(2), 547–562.
Faradiba, M., & Agung, M. (2025). STRATEGI COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM. 11, 18–26.
Heryanto Monoarfa. (2012). Efektivitas dan Efisiensi Penyelenggaraan Pelayanan Publik: Suatu Tinjauan Kinerja Lembaga Pemerintahan. Jurnal Pelangi Ilmu, 5(1), 1–9.
Implementasi Kebijakan Pelayanan Administrasi Kependudukan Terpadu: Studi pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Malang. JAP: Jurnal Administrasi Publik, 1(5), 962-971.
Indrayana, S., Kurniawan, B. A., Kharin, N. P., Putri, K., Program, ), Publik, S. A., Sosial, I., & Politik, I. (2023). Optimalisasi Layanan Administrasi Kependudukan Pada Program Kalimasada Dengan Penggunaan Klampid New Generation Di Kelurahan Dukuh Menanggal. Communnity Development Journal, 4(3), 6387–6391.
Jazuli, H., & Eprilianto, F. (2024).
INTERGOVERNMENTAL RELATIONS DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DI KABUPATEN TRENGGALEK (Studi Pada Kerja Sama Pemerintah Kabupaten Trenggalek dengan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta). Publika
Mahi, B. R. (n.d.). Intergovernmental Relations and Decentralization in Indonesia : N e w Arrangements and Their Impacts on Local Welfare. 58(2), 149–172.
Maulidiah, S. 2014. Pelayanan Publik : Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN). Bandung : CV. Indra Prahasta
Moloeng, J. (2016). METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF.
Oktariyanda, T., & Meirinawati. (2018). Pelayanan Publik. UNESA UNIVERSITY PRESS.
Pauzi, G. A., Mutiara, A. S., Surtono, A., & Supriyanto, A. (2017). Aplikasi IoT Sistem Monitoring Kualitas Air Tambak Udang Menggunakan Aplikasi Blynk Berbasis Arduino Uno. Jurnal Teori Dan Aplikasi Fisika, 05(02), 1–8.
Pipit Muliyah, Dyah Aminatun, Sukma Septian Nasution, Tommy Hastomo, Setiana Sri Wahyuni Sitepu, T. (2020). KERJASAMA PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN PENGADILAN AGAMA DAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DALAM PROGRAM PASTI KEREN DI KABUPATEN TABALONG. Journal GEEJ, 7(2).
Putra, M. D. M. dkk. 2024. Analisis Collaborative Governance dalam Meningkatkan Pelayanan Lontong Balap di Dispendukcapil Kota Surabaya. Praja Observer : Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 4(1), 7823–7830.
Pustaka, D. (2019). Moleong, L.J. 2016. Metodologi Penelitian Kualitatif . Jakarta: Rosdakarya. 2(1), 2014–2015.
Sari, N. (2023). Inovasi Layanan Drive Thru Dalam Pembayaran Pajak Daerah Oleh Badan Pelayanana Pajak Daerah Kabupaten Sidoarjo (Studi Pada Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sidoarjo). Universitas Negeri Surabaya.
Sheoran, S., & Vij, S. (2022). A Review of E-Government Assessment Frame-works: E-Readiness, Adoption, Citizen Engagement and Quality. EJournal of EDemocracy and Open Government, 14(2), 197–213. https://doi.org/10.29379/jedem.v14i2.717
Sholicha, I. K., & Oktariyanda, T. A. (2023). Inovasi Pelayanan Publik Melalui Aplikasi Pelayanan Via Online (Plavon Dukcapil) Oleh Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo. Publika, 2293–2302. https://doi.org/10.26740/publika.v11n3.p2293-2302
Sugiyono. (2013). METODE PENELITIAN KUANTITATIF, KUALITATID DAN R & D.
Suyanto, B., Susilo, B., Oetomo, D., Hendrarso, S., & Sutinah. (2011). Metode Penelitian Sosial Berbagai Alternatif Pendekatan.
Volume, G., Studi, P., Publik, A., & Tanjungpura, F. U. (2025). Intergovernmental Collaboration in Regional Boundary Disputes : An Analysis of the Implementation of Indonesia ’ s Ministry of Home Affairs. 10(4).
Yusuf, S. K. (2024). Analisis Collaborative Governance pada Program Lontong Balap di Surabaya : Peningkatan Layanan Persamaan Satu Orang yang Sama Analysis Of Collaborative Governance In The Lontong Balap Program In Surabaya : Improving The Same Person Equality Service. 3, 222–233.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Moh. Ivan Al Fawwazi, Weni Rosdiana, Ardiansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

